1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya

Proses Baru Pengadilan Kasus Anna Politkovskaya

5 Agustus 2009

Rabu (05/08) di Moskow dimulai proses baru pengadilan kasus pembunuhan Anna Politkovskaya. Terdakwa adalah tiga pria yang diduga menyiiapkan dan mengorganisir pembunuhan tahun 2006, terhadap pengritik Kremlin itu.

https://p.dw.com/p/J41c
Anna Politkovskaya jurnalis pengritik Kremlin yang tewas terbunuh 2006Foto: picture-alliance / dpa

Juga bila proses pengadilan dalam kasus terbunuhnya jurnalis Rusia Anna Politkovskaya kini kembali digelar, masalah terpenting yakni siapa pelaku utama dan pemberi perintah untuk membunuh jurnalis yang kritis terhadap Kremlin itu tidak disinggung-singgung.

Empat pria yang dituduh membantu pembunuhan kembali harus diajukan ke pengadilan. Akibat kurangnya bukti, pengadilan membebaskan saudara tersangka utama Rustam Machmudov, seorang polisi Moskow dan seorang perwira anggota dinas rahasia dalam negeri. Proses pengadilan pertama diwarnai berbagai kelalaian, seperti hilangnya dokumen hasil penyidikan maupun rekaman video di lokasi kejadian.

Pihak keluarga Anna Politkovskaya menyatakan meragukan keterlibatan para terdakwa. Demikian pula ketika akhir Juni lalu Mahkamah Tinggi Moskow menyatakan putusan bebas tersebut akibat dugaan kesalahan proses, mereka juga skeptis. Juga mantan kolega Politkovskaya di Nowaja Gaseta, harian yang kritis kepada Kremlin menduga, proses tersebut hanya untuk mencari-cari kambing hitam

Nadeshda Prussenkowa:

"Tentu saja itu proses politik. Pihak berwenang kini akan menunjukkan bahwa mereka bekerja secara intensif, bahwa mereka terus mengusut. Tapi kami menduga bahwa orang akan cepat merasa puas bila dalam proses baru ini dijatuhkan vonis bersalah"

Demikian jurubicara harian Nowaja Gaseta Nadeshda Prussenkova.

Sementara itu daftar kasus-kasus yang perlu diungkap semakin panjang. Akhir bulan lalu aktivis hak asasi manusia Natalya Estemirova dibunuh. Seperti halnya Anna Politkovskaya, ia mengritik pelanggaran hak asasi manusia di Chechnya dan juga termasuk pengritik keras Presiden Chechnya Ramsan Kadyrov. Memang sesaat setelah pembunuhan Estemirova Presiden Rusia Dmitri Medvedev menyatakan ucapan bela sungkawanya. Tapi kenyataan bahwa pada umumnya kasus-kasus semacam itu tidak terungkap, banyak pengamat beranggapan proses baru pengadilan kali ini juga tidak akan membawa perubahan.

Pembela hak asasi Lev Ponomaryov yang April lalu diserang orang tak dikenal di depan rumahnya bahkan mengkhawatirkan meningkatnya kekerasan dan jatuhnya korban berikutnya

Ponomarjow: "Pembunuhan berikutnya akan terjadi, karena politik negara terhadap masyarakat sipil dan pembela hak asasi manusia tidak berubah. Karena pihak penguasa masih memukuli warganya. Mereka memiliki kekuasaan nyata di tangannya. Yakni dinas rahasia, kementerian dalam negeri."

Sejauh ini harapan akan babak baru dalam proses terbunuhnya Politkovskaya sangat tipis. Pada hari pertama proses, Rabu (05/08) ini mula-mula akan dibahas masalah teknis. Antara lain apakah proses persidangan akan dilakukan terbuka atau di balik pintu tertutup.

Stephan Laack/Dyan Kostermans

Editor: Agus Setiawan